Desainer Konten Visual Junior

Terdapat 8 unit dalam skema ini:

No. Kode Unit Nama Unit
1 M.74DKV13.002.3 Menerapkan Prinsip Desain
2 M.74DKV13.003.3 Menerapkan Prinsip Komunikasi
3 M.74DKV13.004.3 Menerapkan Prinsip Produksi Karya Visual
4 M.74DKV13.006.3 Menyusun Design Brief
5 M.74DKV13.009.3 Merumuskan Konsep Desain
6 M.74DKV13.010.3 Mengoperasikan Perangkat Lunak Desain
7 M.74DKV13.012.3 Menciptakan Karya Desain
8 M.74DKV13.015.3 Membuat Materi Siap Produksi/Tayang
Unit #1: Menerapkan Prinsip Desain

Kode unit:
M.74DKV13.002.3

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja
1. Menguraikan pengertian prinsip desain pada pekerjaan mendesain

1.1. Prinsip kebaruan diidentifikasi contohnya dari hasil pekerjaan yang pernah dilakukan

1.2. Prinsip keberlanjutan diidentifikasi contohnya dari hasil pekerjaan yang pernah dilakukan

1.3. Pengertian prinsip desain disimpulkan dari contoh hasil pekerjaan yang pernah dilakukan

2. Menggambarkan penerapan prinsip desain pada proses dan hasil desain

2.1. Proses kerja mendesain yang berprinsip desain diperagakan penerapannya pada suatu contoh masalah

2.2. Hasil kerja mendesain yang berprinsip desain dikreasikan penerapannya pada suatu contoh masalah


Unit #2: Menerapkan Prinsip Komunikasi

Kode unit:
M.74DKV13.003.3

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja
1. Menguraikan prinsip komunikasi pada suatu program komunikasi

1.1. Unsur komunikasi diidentifikasi bagian-bagiannya dari suatu contoh komunikasi visual

1.2. Makna dan manfaat komunikasi diidentifikasi keberadaannya dalam suatu contoh komunikasi visual

2. Menggambarkan penerapan prinsip komunikasi pada proses Desain Komunikasi Visual/Desain Grafis

2.1. Prinsip komunikasi diuraikan penerapannya melalui pembuatan karya Desain Komunikasi Visual/Desain Grafis

2.2. Penerapan prinsip komunikasi disimpulkan peranannya dalam peningkatan daya tarik karya Desain Komunikasi Visual/Desain Grafis yang dibuat


Unit #3: Menerapkan Prinsip Produksi Karya Visual

Kode unit:
M.74DKV13.004.3

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja
1. Menguraikan prinsip produksi dari karya visual

1.1. Teknik produksi karya visual diidentifikasi kesesuaiannya terhadap tujuan pembuatan karya visual

1.2. Kualitas hasil dari masing-masing teknik produksi karya visual diidentifikasi keunggulannya sesuai dengan tujuan pembuatan karya visual

1.3. Jenis peralatan produksi dalam proses produksi karya visual diidentifikasi sesuai teknik produksinya.Jadwal koordinasi dengan pihak terkait disusun sesuai dengan kebutuhan

2. Mengimplementasikan prinsip produksi dalam proses produksi karya visual

2.1. Tahapan produksi karya visual ditetapkan penerapannya sesuai kebutuhan dan tujuan proyek

2.2. Luaran (output) dari setiap tahapan proses produksi karya visual digambarkan wujud akhirnya sesuai dengan kebutuhan laporan kegiatan proses produksi


Unit #4: Menyusun Design Brief

Kode unit:
M.74DKV13.006.3

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja
1. Merencanakan Desain Brief

1.1. Informasi dari Project Brief disimpulkan untuk menyusun kerangka isi Design Brief

1.2. Informasi untuk penyusunan Design Brief dikumpulkan agar menghasilkan acuan mendesain yang jelas

2. Menguraikan Desain Brief

2.1. Informasi mengenai maksud, tujuan, serta hasil dari proyek dirinci secara ringkas

2.2. Khalayak sasaran dan analisis kondisi kompetisi pasar ditentukan sebagai pertimbangan target dari hasil desain

2.3. Jenis media untuk menyampaikan informasi ditentukan sesuai tujuan desain

2.4. Tugas/mandatori dan kriteria dalam membuat karya desain ditentukan sesuai tujuan proyek

2.5. Konsep dan pesan inti ditetapkan untuk menjadi acuan pengembangan konten dan visual

2.6. Tahapan dan jangka waktu pengerjaan desain ditetapkan untuk menjadi pertimbangan proses mendesain


Unit #5: Merumuskan Konsep Desain

Kode unit:
M.74DKV13.009.3

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja
1. Mengembangkan informasi kunci

1.1. Informasi kunci hasil penelitian terhadap keseluruhan informasi terkait proyek dirumuskan agar terbentuk pemahaman terhadap proyek

1.2. Informasi kunci diterapkan melalui eksperimen untuk membentuk alternatif gagasan terkait permasalahan

2. Mengolah gagasan konsep desain

2.1. Alternatif gagasan dikembangkan dalam bentuk sketsa/rancangan awal

2.2. Alternatif gagasan dipertimbangkan kesesuaiannya dengan tujuan desain

2.3. Alternatif gagasan yang paling sesuai ditentukan untuk dijadikan konsep desain

3. Mengomunikasikan konsep desain

3.1. Konsep desain diuraikan agar memudahkan terbentuknya pengertian mengenai solusi

3.2. Konsep desain dikembangkan agar semakin kaya pola hubungan dan argumentasinya

3.3. Hasil pengembangan konsep desain disusun untuk mendapatkan masukan atau umpan balik perbaikan

4. Menetapkan konsep desain

4.1. 4.1.Masukan mengenai konsep desain dikaitkan kesesuaiannya dengan tujuan desain untuk dijadikan aspek perbaikan konsep desain

4.2. Konsep desain dipastikan menjadi pedoman untuk perwujudan strategi dan karya desain


Unit #6: Mengoperasikan Perangkat Lunak Desain

Kode unit:
M.74DKV13.010.3

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja
1. Memilih jenis perangkat lunak desain yang tepat

1.1. Jenis-jenis perangkat lunak yang lazim digunakan dalam proses mendesain dikategorikan berdasarkan kegunaannya masing-masing

1.2. Keunggulan, kekurangan dan manfaat dari tiap jenis perangkat lunak yang digunakan didemonstrasikan secara komprehensif melalui contoh karya

1.3. Perangkat lunak yang paling sesuai ditentukan berdasarkan kebutuhan proyek

2. Memperagakan potensi perangkat lunak desain secara efektif dan efisien

2.1. Proses pembuatan dokumen karya dioperasionalkan secara urut mulai dari membuat, memberi nama dan merekam dokumen sesuai arahan

2.2. Pembuatan karya digital berdasarkan sketsa karya dirancang mempergunakan perangkat lunak sesuai arahan

2.3. Fitur-fitur dalam perangkat lunak didemonstrasikan sesuai kebutuhan pembuatan karya

2.4. Hasil karya dari perangkat lunak dipastikan sesuai dengan kualitas yang optimal untuk layar atau cetakan


Unit #7: Menciptakan Karya Desain

Kode unit:
M.74DKV13.012.3

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja
1. Mengidentifikasi design brief dan konsep desain

1.1. Informasi dalam design brief ditelaah sebagai landasan dalam mengarahkan konsep desain

1.2. Konsep desain ditelaah sebagai dasar dari pengembangan karya desain

1.3. Pendekatan visual ditetapkan dari hasil penilaian mengenai Design Brief dan konsep desain

1.4. Karakter/mood visual dikembangkan berdasarkan visual kunci

2. Membuat sketsa karya desain

2.1. Sketsa kasar/thumbnail dikembangkan dalam alternatif karakter/mood visual dan arahan konsep desain

2.2. Sketsa komprehensif diwujudkan berdasarkan hasil penilaian terhadap sketsa kasar yang sesuai konsep desain

3. Merancang karya desain komprehensif

3.1. Media perwujudan karya ditentukan sesuai Design Brief dan pesan yang ingin disampaikan

3.2. Elemen visual dibuat sesuai kebutuhan sketsa komprehensif untuk membentuk karya desain yang komprehensif

3.3. Karya desain komprehensif dikembangkan dalam beberapa alternatif sesuai dengan prinsip desain, prinsip komposisi visual dan arahan konsep desain

3.4. Alternatif karya desain komprehensif dirumuskan menjadi beberapa alternatif yang lebih fokus untuk diwujudkan dalam purwarupa/dummy

4. Menciptakan purwarupa/dummy karya desain

4.1. Material untuk purwarupa/dummy ditentukan sesuai kebutuhan karya desain komprehensif

4.2. Teknik pembuatan purwarupa ditentukan sesuai kebutuhan karya desain komprehensif

4.3. Purwarupa/dummy dirancang sesuai dengan arahan karya desain komprehensif

5. Menentukan karya desain akhir

5.1. Alternatif purwarupa/dummy desain komprehensif dinilai kesesuaiannya dengan konsep desain

5.2. Wujud karya desain akhir ditetapkan berdasarkan hasil penilaian kesesuaian dengan konsep desain


Unit #8: Membuat Materi Siap Produksi/Tayang

Kode unit:
M.74DKV13.015.3

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja
1. Merancang dokumen akhir siap produksi/tayang

1.1. Format materi siap produksi/tayang ditentukan sesuai kebutuhan produksi/tayang

1.2. Jenis produksi karya desain akhir ditentukan sesuai Design Brief dan konsep desain

1.3. Dokumen akhir siap produksi/tayang (final artwork) diproduksi menggunakan peralatan yang sesuai

2. Memastikan spesifikasi dan kualitas materi dokumen akhir siap produksi/tayang

2.1. Dokumen akhir siap produksi/tayang diperiksa kembali agar seluruh informasi di dalamnya dan kualitas tampilannya sesuai dengan kebutuhan proyek

2.2. Dokumen akhir siap produksi/tayang ditetapkan dengan tanda persetujuan dari pihak penentu keputusan untuk dilanjutkan diproduksi/ditayangkan


© 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Gunadarma